Thursday, 24 September 2015

"BERCAK KELABU"

Bercak Kelabu
Oleh: Laeli Maria Ulfah
                  Cukup dua kata tapi penuh makna. Seribu katapun akan berbicara jikalau manusia mampu memahaminya. Lambat hari waktu makin terasa cepat berhalusinasi. Semua butuh esensi. Jelaslah.. penjelasan mungkin perlu. 
                  Ketika kita ingat kiamat.. Mungkin berjuta pikiran terbayang dalam wajah. Normal saja.. Manusia tempatnya salah dan lupa. Pun termasuk saya. Hanya saja, semua butuh proses. Jika instan, berbahaya. Bisa jadi tidak tahan lama. Bahkan, mampu menggerogoti sesuatu yang sangat berharga. Yeah... nyawa.
                  Menunggu hujan. Musim kering.. penuh polusi. Polutan ada di mana-mana. Mungkin, jika awan sudah jenuh hingga penuh.. uap air kan menetes. Meskipun langit akan menangis, akan ada harapan yang mengagumkan. Tepatnya, ketika sang mentari kembali tersenyum.. seketika itu pula di bumi akan ada warna-warni dari pancaran pelangi. Indah bak permata nan terjaga~~~ hmm.. hanya waktu yang kan menjawab...
BERPROSES
BERPROSES
BERPROSES
SUKSES
AAMIN YAA ROBBAL'ALAMIIN

Salam Ukhuwah Islamiyah
dari jiwa yang lemah bila tanpa kekuatan dari-Nya
Laeli Maria Ulfah adalah saya