“Hujan”
Oleh : Laeli Maria Ulfah
Bunyi rintik-rintik membasahi jalan
Sawah kering berubah cerah kembali
Butir-butir air terus mengalir
Membuat memori membuka masa lalu
Duduk termenung dalam sunyi sendiri
Melihat pepohonan beradu dengan angin
Sekalipun tidak bertopan
Entah mengapa hati ini khawatir
Masa kini berbeda dengan masa lalu
Dari situlah kenangan selalu bermunculan
Suasana hujan menguatkan suasana di hati
Untuk tetap tegar sebab roda berputar
Ada ujian bola matapun hujan
Langit tak berbintang menjadi kelabu
Musim kering awan slalu cerah
Sekarang mendung nan hitam
Yogyakarta, 14 Desember 2015
No comments:
Post a Comment